Hidup itu perjalanan. Jadi
mau tidak mau kita harus berani meninggalkan dan sabar ketika ditinggalkan.
Berjalanlah
meski nanti tubuhmu menciut,
karena dinginnya es akan
meleleh terbakar matahari atau bahkan ketika bintang sudah memberi harapan
namun ternyata kedipnya hanya sebatas ucapan bukan pembuktian.
Mereka yang
menghilang sejatinya bukanlah pergi dan mundur.
Mereka hanya menemukan jalan
yang lebih serasi dengan jati diri bahkan mereka akan melepas genggaman dan
menyambut genggaman baru di jalan
yang baru pula, tenang saja!
Di setiap
jalan pasti ada tempat untuk kita rehat di situ. Mungkin kita akan bertemu mereka yang pernah meninggalakan atau ditinggalkan
atau mungkin hanya sebatas berpapasan, yang pasti hidup ini hanya satu tujuannya, tetapi berbeda jalan.
@Yusup Hamdani XI-AP-1







Tidak ada komentar:
Posting Komentar