Karya : Yusup Hamdani
Rembulan
bisikan pesan untuk sang malam
Angin
pun menyerukan dingin pada penantian
Di
baris sajak namanya kuhapus perlahan
Karena
aku harus menyaksikan sebuah perjuangan
Ketika
Asia mempertemukan pihak kedua
Tanah
tercinta enggan mengalah begitu saja
Sekuat
apapun Negeri Gajah Putih mereka
Tak
sekuat dan segagah Garuda di Negeri kita
Satu
sama menyeimbangkan kekuatan
Hingga
lima tendangan yang menjadi penentuan
Ketegangan
yang disambut dinginnya angin malam
Terobati
oleh kemenangan sang Garuda Indonesia
Ya
Rabb, yang maha menyatukan . . .
Negeri ini telah menjadi yang pertama di
Asia yang kau ciptakan
Istiqomahkan
kami sampai akhir masa
Pertemukan
Negeri kami dengan Negeri di luar sana
Karena
izin-Mulah yang berhak mempertemukan kami
Pada
hakikatnya
Cinta
tak mempertemukan melainkan dipertemukan
Akan
tetapi pertemuan bukan masalah cinta
Namun
pertemuanlah yang akan menunjukan keseimbangan dan kekuatan
Hingga
akhirnya harus mengangkat diri tanpa harus menjatuhkan
Garut,
11 Agustus 2018
Puisi “Dipertemukan Asia” merupakan salah satu puisi karya Yusup Hamdani, siswa SMK Tunas Nusantara kelas XI – AP – 1 yang sudah diikutsertakan dalam
lomba menulis puisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Jendela Sastra
Indonesia (JSI)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar